Apple dan Piala Dunia

(MacWorld.com)-Suka sepakbola ? Atau cuman nonton aja ? …. Hm, ada teknologi yang luar biasa di balik even yang sekarang sedang ditunggu-tunggu hampir separuh kaum adam di dunia, World Cup 2006 (dan sekarang sedang dalam perjalanan ke semifinal ….). Hampir sebagian besar highlight piala dunia dikerjakan dengan teknologi dan produk dari Apple Inc.

Jaringan televisi terbesar yang menggunakan produk Apple adalah Host Broadcast Service (HBS), yang terdiri dari sekumpulan grup produksi yang didedikasikan untuk piala dunia 2006. Dari kontrol pusat sampai dengan ratusan kamera yang digunakan pada tiap-tiap pertandingan, tim produksi bertanggung jawab terhadap segala sesuatunya, mulai dari mengatur feedback ke markas pusat di Munich untuk mendistribusikan highlights, sampai dengan telepon mobile yang menginformasikan peristiwa yang terjadi di lapangan.
HBS mendistribusikan clip-clip highlight ke lebih dari 50 jaringan di seluruh dunia sementara pertandingan sedang berlangsung. Untuk memenuhi kebutuhan ini, grup ini menggunakan empat buah Power Mac G5 (woooow …), perangkat lunak PictureReady dan AJA Kona cards to DVCPRO HD 1080i50. Input dari pertandingan direkam ke dalam sebuah 20TB Apple Xsan (walah – walah …). Salah satu teknologi lain yang digunakan adalah QuickTime yang dipergunakan untuk mengedit dan mengeksport gambar clip yang ada.
Televisi Jepang NHK pun ndak mau kalah, mereka juga menggunakan teknologi dan produk dari Apple Inc. untuk  mengolah data-data piala dunia 2006. Dengan menggunakan setting yang sama dengan setting yang digunakan untuk menyiarkan Olimpiade Torini, NHK menggunakan Power Mac G5 dan PictureReady. Lima input-an kemudian direkam ke DVCProHD 1080i50 yang dibypass langsung ke sebuah sistem 36TB Xsan.
Sebuah Power Mac digunakan bersama dengan Final Cut Pro untuk membuat potongan-potongan siaran dan paket-paket slide yang siap untuk ditayangkan.
Terakhir, salah satu perusahaan televisi terbesar kedua di Mexico, TV Azteca, telah mengadopsi teknologi yang sedikit berbeda dengan menggunakan MacBook Pro dengan Matrox MXOs dan HDV untuk mendistribusikan paket-paket data dari seantero Jerman.
Editor dari TV Azteca membidik dan melakukan shooting di lokasi, kemudian mengedit hasilnya menggunakan Final Cut Pro dan menghubungkan Matrox MXO ke sebuah link satelit SDI atau HDSDI yang akan mengirimkan hasil editing finak mereka ke operator pusar TV Azteca. Langkah terakhir adalah saat operator mengeluarkan data-datanya ke VTR lokal untuk pengarsipan dan penayangan.
Luar Biasa ….

Be Sociable, Share!
Categories: Mac

Leave a Reply