DIARY SEORANG DEMONSTRAN (dari linux.or.id)

Aku pulang dengan badan capek dan pegal, tenggorokan gatal dan kering, setelah seharian berteriak-teriak mengutuk Bush dan Amerika laknatnya. Kusambar Coca Cola dingin di kulkas … Ah, produk Amerika sialan, segera kuganti dengan air es. Bagaimanapun semangat demonstran masih menyala-nyala, ada rasa berdosa menyelinap jika produk mereka masihku jamah pula. Dengan rasa ingin tahu kubuka komputer untuk nonton Televisi (inilah penghematan ala anak kost, komputer dipasangi TV tuner biar hemat tempat dan duit). Tak sampai semenit, logo Windows XP sudah muncul di hadapanku. Tiba-tiba aku tersadar, di hadapanku ada sebuah produk Amerika paling hegemonis di dunia … Microsoft Windows. O My God. Bagaimana aku bisa hidup tanpa OS ini? Bagaimana aku harus bikin skripsi? Bagaimana aku harus menyimpan foto-foto digitalku yang sudah bejibun? Bagaimana aku akan menikmati lagu-lagu mp3-ku dengan WinAmp (hah .. Amrik juga!!)??? iPod-ku harus aku buang? Mau beli Apple juga buatan Amrik, aaaarrrgghhh!

Jiwa demonstranku luber. Aku terpaksa jadi munafik. Biar saja, karyawan KFC aku maki habis-habisan karena jadi budak Amrik. Go to hell Bush, but welcome Windows Vista, I want you. Linux?? Numpang tanya, itu binatang apa ya? Ada nggak yang bukan buatan Amrik?

———– end of fiction —————————

Sekedar perenungan buat kita-kita semua. Tidak bermaksud menyinggung siapapun.Maaf beribu maaf, hanya bermaksud mengajak pindah ke Linux. Nggak lebih.

Be Sociable, Share!
Categories: Iseng

3 Comments

Leave a Reply