Jangan Remehkan HTML !

Ya, HTML adalah Hypertext Markup Language, bahasa utama untuk bikin web. Seringkali seorang web developer kelas “menengah” (saya menyebutnya demikian, karena biasanya web developer kelas ini sudah mulai mempelajari dynamic scipting language semacam ASP atau PHP) mulai menyepelekan dan menganggap remeh aturan-aturan coding yang baku (EYD : ejaan coding yang disempurnakan, hehehe..), dan dengan seenaknya mencampuradukkan tag-tag HTML dan script dinamis, menjadi sebuah “serabi kocor” yang nggak karuan. Mereka tidak pernah sekalipun berpikir, bahwa sekali lagi, yang membuat user interface web bisa dinikmati seorang visitor web adalah HTML, bukan PHP atau ASP-nya ! PHP dan ASP adalah alat (wasilah, sarana) untuk mempermudah kita menampilkan data. Tanpa PHP dan ASP pun, HTML sebenarnya sudah sanggup menampilkan data, baik itu berupa text, gambar, atau data lainnya.

Kisah berlanjut dengan semakin ngawurnya developer ini dalam coding, sehingga ia pun tidak memahami, bahwa tag <ul>, misalnya harus diikuti dengan tag<li>, atau tag <br>, yang seharusnya ditulis <br />. Ini benar-benar terjadi, dan masih banyak web developer yang tidak menganggap penting HTML (mereka lebih bangga dengan sebutan developer PHP dan MySQL, daripada developer HTML). Masalah kemudian muncul, dari mulai semrawutnya hasil codingan “tangan awam” mereka, tidak adanya dokumentasi yang jelas pada tiap dokumen script (sehingga bikin pusing developer lain yang melihat hasil kerjanya), sampai “mawut”-nya tampilan yang dihasilkan karena-sekali lagi- mereka menganggap enteng penulisan tag-tag HTML.

Ada sebuah solusi praktis untuk mengatasi masalah ini, setidaknya pengunjung tidak hanya melihat tampilan yang indah saja, tapi juga ada sebuah jaminan bahwa halaman website yang sedang di akses adalah hasil karya seorang maestro pemrograman yang menghargai aturan-aturan yang ada. Solusi ini sering dikenal dengan validator script, yang disediakan oleh www.w3.org, sebuah lembaga resmi www yang memberikan aturan-aturan baku dalam pemrograman web, khususnya HTML, berikut script-script lain yang memperindah, seperti CSS dan sebagainya. Untuk lebih jelasnya, silahkan klik :

http://validator.w3.org/ (HTML validator)
http://jigsaw.w3.org/css-validator/ (CSS validator)

Di website ini, karya Anda yang berupa halaman-halaman web akan “ditelanjangi” dan dikoreksi habis-habisan. Saat saya pertama kali memasukkan url web saya ke validator ini, saya benar-benar malu karena error yang dihasilkan sampai mencapai 400 ! Ini bukan guyonan, silahkan membuktikan kepada publik jika Anda memang seorang developer web sejati, bukan kelas “menengah” sebagaimana yang saya sebutkan.

Beberapa hal yang saya dapatkan dari validator ini adalah :

1. Informasi baku tentang standard coding yang diakui oleh dunia internasional, di mana dengan standard tersebut, web yang kita buat akan dijamin “kenyamanan” user interface nya dari aspek teknis (kalo masalah disain mah, tergantung kreativitas masing-masing atuh ! So, indah dan tidaknya sebuah web bukan berarti rapi tidaknya hasil codingan developer).

2. Pada awalnya sempat repot ! Harus checking satu persatu halaman webnya. Tapi kalo Anda adalah seorang developer framework, atau setidaknya hobi menggunakan framework, Anda akan berpikir perlunya sebuah “template” yang akan di-load setiap kali Anda me-load halaman web Anda. Anda tinggal melakukan validasi terhadap template tadi, dan masalah content webnya bisa menyusul. Ini akan memudahkan pekerjaan Anda, sekaligus efisiensi kerja yang luar biasa.

3. Bangga ! Ya iya lah, karya kita tidak saja indah secara visual, tapi juga indah secara teknis, dan yang terpenting lulus validasi. Di bawah ini ada sebuah screenshot saat sebuah web lulus validasi setelah menempuh perbaikan, setidaknya 56 errors !validate

Okey, kayaknya cukup dulu deh ceritanya ! Saatnya buktiin diri kamu bukan sembarang programmer ! HTML bukan barang nomer dua. HTML adalah induk dari website Anda. dari HTML lah sebuah website ada dan ke HTML pulalah sebuah website akan kembali (wuih, kayak lagu yah). So, jangan pernah sekali-kali meremehkan HTML dan jangan sekali-kali merasa pandai, sebelum kita bisa membuktikan kepada diri kita dan kepada orang lain bahwa kita bisa bermanfaat untuk mereka ….

Be Sociable, Share!

2 Comments

  • Rafael says:

    Wah, aku jadi tertarik dengan ini. Aku lagi belajar web Mas?.
    Cuman pas lagi coba cari cari informasi w3.org
    kok disana ditulis bayar sih bahkan sampai ratusan juta. jadi down deh.

    Oiya ada 1 pertanyaan. Hubungan css dengan w3 apa sih?.

    di google susah carinya. setahu ku css cuman tampilan doank.

    Terima kasih

  • massunu says:

    Humm… w3.org adalah sebuah lembaga internasional yang mengatur tentang protokol / aturan coding berbasis web. Setahu saya, mereka mengatur beberapa aturan coding untuk bahasa-bahasa semacam HTML, XHTML, CSS, dan yang sejenisnya. Memang benar CSS lebih kepada tampilan, karena memang CSS adalah alat bantu HTML, meski terkadang saat ini orang tidak pernah merasa puas dengan HTML murni dan akan merujuk kepada disain web berbasis HTML dan CSS

Leave a Reply