Die Hard 4.0 : Antara Action dan Politisasi Film

Pemain : Bruce Willis, Timothy Oliphant, Justin Long, Mary Elizabeth Winstead
Produser : Michael Fottrell, Mark Cotone, Dieter Busch
Rating : Remaja, Dewasa
Kategori : Action

Lihat Trailer dari Youtube.com

DieHard4

Sebuah film action yang merupakan sequel keempat dari tiga film sebelumnya, masih dengan judul yang sama “DIE HARD”. Dalam film ini, dikisahkan sekelompok hacker membuat kompetisi tentang alqoritma berbasis matematika, yang dengan algoritma tersebut, seseorang bisa menembus berbagai macam kode pertahanan di seluruh sistem keamanan komputer di Amerika Serikat. Delapan orang hacker yang menciptakan kompetisi ini, ternyata dimanfaatkan secara tidak sadar oleh Thomas Gabriel (TIMOTHY OLIPHANT) dan kelompoknya. Secara simultan, mereka memberikan rumus-rumus algoritma yang telah mereka buat kepada kelompok Thomas.

Thomas adalah seorang programmer D.O.D di FBI yang merasa sakit hati, karena hasil karyanya yang berupa backup data account seluruh warga Amerika, perbankan, minyak, gas, listrik yang ia buat setelah kasus terorisme 9/11 tidak dihargai oleh FBI. Apa yang ia lakukan untuk FBI ternyata berimbas dengan pemecatan dirinya dan hasil karyanya sama sekali tidak dibayar oleh pemerintah Amerika Serikat. Karena sakit hati, ia merekrut beberapa orang ahli komputer dan pasukan khusus FBI yang membelot, untuk membuat sebuah kekacauan sistem komputer di Amerika, atau yang dikenal dengan virtual terrorism.

Delapan hacker ini satu persatu dibunuh oleh Thomas. Namun, secara tidak sengaja, Matthew Farrel (JUSTIN LONG), satu dari delapan orang yang diincar Thomas bisa lolos karena bantuan John McClane (BRUCE WILLIS), seorang polisi dari kesatuan New York yang ditugaskan atasannya untuk melindungi dan menyelidiki keterkaitan delapan hacker tersebut dengan virtual terrorism yang sedang melanda Amerika. Petualangan menyelamatkan Farrel sekaligus menghentikan aksi Thomas lantas dimulai. Kondisi menjadi semakin parah saat Thomas menawan Lucy McClane (MARY ELIZABETH WINSTEAD), yang tak lain adalah anak perempuan semata wayang dari John McClane.

Full Action
Sebagaimana filmnya yang terdahulu, Die Hard 4 banyak mengumbar adegan tembak menembak, reload pistol dan senapan yang seolah-olah tidak ada habisnya (peluru sepertinya selalu tersedia), mobil yang meloncat di atas mobil lain, helikopter yang diledakkan dengan mobil, sampai yang paling spektakuler (dan paling mahal), efek visual animation untuk menggambarkan pesawat F-15 yang menambrak jembatan layang bertingkat dan ledakan yang ditimbulkannya.

Dan yang mengherankan, petualangan John dan Farrel yang dalam cerita berlangsung selama dua hari dua malam berturut-turut, menguras banyak tenaga, sama sekali tidak diselingi adegan makan dan pemenuhan “hajat” lainnya, seolah John dan Farrel tidak pernah butuh makan atau bahkan ke toilet. Tapi, hal ini cukup terbantu saat Farrel mengatakan, “Is there any foods or snacks to eat ? I’m really hungry, man !” Dan John hanya menjawab, “Shut up !”
Yap, sutradara ingin menyakinkan penonton kalau John dan Farrel masih manusia biasa.

Pamer Teknologi
Sebagaimana layaknya film buatan klan Hollywood, Die Hard 4 juga memamerkan sejumlah kecanggihan sistem keamanan komputer di Amerika Serikat, dan semua sistem komputer yang mengatur kehidupan rakyat Amerika, mulai dari listrik, gas, lalu lintas, telekomunikasi, air dan seterusnya. Semuanya dikendalikan dari keyboard komputer dan dalam waktu kurang dari 1 menit, Gabriel dan kelompoknya berhasil memadamkan hampir sebagian listrik di seluruh Amerika. Sesuatu yang rasanya amat mustahil dilakukan di Indonesia.

Selain itu, adegan pamer ini juga terjadi saat Farrel berusaha menghidupkan sebuah mobil BMW terbaru yang dilengkapi dengan sistem kecerdasan buatan dan sistem pertolongan darurat, dengan berpura-pura mengatakan kepada sang mobil bahwa John, yang ia samarkan sebagai ayahnya, sedang sekarat. “I can’wait now, so please start the god damn car, now !” teriak Farrel setelah membujuk “si mobil” yang tadinya “hanya” akan memberikan bantuan pertolongan dengan mengontak rumah sakit terdekat.

Alur Cerita
Alur cerita film ini lumayan mudah dipahami dan bercorak alur maju. Adegan awal film dimulai dari transaksi algoritma matematika kepada Thomas dan dibunuhnya tujuh dari delapan hacker yang menciptakan kompetisi. Sutradara terkesan ingin menggambarkan, bahwa sesungguhnya yang ada di balik semua kekacauan di Amerika adalah urusan pribadi antara Thomas dan pihak FBI. Di bagian akhir, alur cerita berubah menjadi aksi penyelamatan Lucy oleh ayahnya, setelah aksi Thomas mengacaukan Amerika dibuyarkan oleh John dan Farrel, yang mengombinasikan keahlian tempur John dan kecerdasan Farrel dalam melakukan hacking sistem komputer. Dan sebagaimana film hollywood lainnya, cerita berakhir klise dengan terbunuhnya Thomas, dan selamatnya John, Farrel dan Lucy. Happy ending adalah corak utama film hollywood.

Sisi Politis
Film ini, selain menyuguhkan adegan action dan kekerasan yang spektakuler, juga tidak lepas dari sisi politis dan peneguhan bahwa Amerika Serikat, dalam kondisi sangat darurat karena semua sistem komputer, listrik, telekomunikasi,gas, air, satelit dilumpuhkan, masih bisa bertahan dan melawan teroris karena mempunyai seorang John McClane dan Matt Farrel yang, menurut John, ia melakukan hal yang benar, karena tidak ada orang lain yang mau melakukannya. Dengan corak “ramboisme”, John dan Farrel berhasil melawan Thomas dan timnya, hanya dengan bermodalkan sebuah pistol milik John dan gadget milik Farrel bermerk Nokia Nseries yang bisa membawanya pada Thomas dan komplotannya.

Film seperti ini sangat didukung oleh Departemen Pertahanan AS (sebagaimana film Transformer, yang untuk pembuatannya, Dephan AS sampai rela meminjamkan pesawat tempur, tank dan alat-alat perang lainnya) karena bagian dari propaganda Amerika adalah menciptakan sebuah image bahwa Amerika selalu memiliki orang-orang yang mau membela negaranya dan Amerika tidak akan pernah bisa dikalahkan oleh teroris. Hal ini sangat cocok dan relevan dilakukan dengan menggunakan film, karena dengan film orang tidak merasa digurui dan merasa nyaman saat terjadi proses indoktrinasi. Akan sangat berbeda perlakuannya dengan film-film semacam Fahrenheit 9/11, Syriana, atau yang belum lama beredar (tahun 2006), Kingdom of Heaven yang banyak “menyudutkan” Amerika Serikat atau lebih jelasnya, kaum Hawkish Yahudi yang menguasai parlemen Amerika dan semua sisi vital kehidupan rakyat Amerika (termasuk hollywood).

Kesimpulan
Apapun motif yang ada didalamnya Die Hard 4 layak diberi acungan jempol karena bisa menepis anggapan banyak orang yang mengatakan “Bruce Willis sudah cukup tua dan Die Hard harus diakhiri sampai edisi ketiga saja”. Untuk menyesuaikan perkembangan jaman, sang sutradara menggandeng Justin Long (bintang dari iklan produk Apple / Macintosh) untuk mendampingi Bruce Willis. Kesan gaptek tapi ahli tempur yang terdapat pada John McClane (BRUCE WILLIS), dikombinasikan dengan kesan penakut tapi sangat ahli dalam teknologi yang terdapat pada karakter Matt Farrel (JUSTIN LONG). Kombinasi menarik ini menghadirkan Die Hard 4, sebuah film action terbaru yang sangat layak Anda nikmati, untuk sekedar hiburan dan refreshing dari kepenatan aktivitas sehari-hari.

Sunu Wibirama
(Penggemar film, freelance web developer)

Be Sociable, Share!
Categories: Iseng

5 Comments

  • learner wannabe says:

    that’s one of most wanted movies to rent in Wahana disc, for u’r info….. and also transformer. lots of people love enjoyig them…

  • masbro says:

    Dalam film ini, dikisahkan sekelompok hacker membuat kompetisi tentang alqoritma berbasis matematika, yang dengan algoritma tersebut, seseorang bisa menembus berbagai macam kode pertahanan di seluruh sistem keamanan komputer di Amerika Serikat. Delapan orang hacker yang menciptakan kompetisi ini, ternyata dimanfaatkan secara tidak sadar oleh Thomas Gabriel (TIMOTHY OLIPHANT) dan kelompoknya.

    Kapan di Indonesia ada kompetisi serpeti ini…:) ?

  • syaamil says:

    “Media is manipulated, to make us buy something that we actually don’t need to buy.”

  • de' says:

    baru nonton tadi, bikin kepingin jadi hacker.. bisa berenti kerja trus hasilin duit di internet.. heheheheh.. asyiknaaaaa……..

  • John Mclane says:

    Well, ne pelm teberat gwe, dari seri tu,wa,ga cuma yg ini bwat gw kudu minum madu+telor. Jgn samakan gwa dgn rambo,pan gwa jg joinan ma fbi dan rekan2 nyang laen,pokoke ade begal,gwa embat dah,tggu Die hard 5, lawan gwa dgn Alien-well its so hardest Yipi

Leave a Reply