Suka Duka Berinteraksi Dengan Sensei Jepang

Nihongo

Sudah sejak November 2007, saya menjalin korespondensi dengan beberapa sensei di Jepang untuk keperluan beasiswa. Puluhan email dikirimkan, hanya beberapa diantaranya yang terbaca dan dari yang sedikit itu, hanya beberapa saja yang memperoleh balasan. Ada suka dan ada duka. Sukanya, saat kita tahu bahwa email dan berkas-berkas kita dibaca. Dukanya, saat kita ditolak dengan berbagai alasan. Pagi tadi, saya membuka YahooMail saya dan tercenung saat di daftar bagian atas ada email dari seorang sensei yang beberapa waktu yang lalu saya kirimi imel. Jantung ini berdegup kencang saat membuka email tersebut, dan…. ini dia yang dikatakannya :

Dear Mr. Sunu Wibirama,
Thank you again for having interest in my research activities. I checked the information about Panasonic Scholarship. Did you see the eligibility,
which writes :
# Japanese Language Proficiency:
Applicants must have adequate proficiency and knowledge in the Japanese language not only for studying at master(I¡Ç(Bs level but also for understanding Japanese culture. I’m afraid this condition does not match your educational background. So, I cannot do anything for you to support.

Arrgghhh !!

Ternyata kendala bahasa menjadi problem utama. Segera saya menjelaskan kalau dalam setahun saya akan berusaha keras untuk bisa ber-nihongo-ria, sampai tiba saatnya berangkat, jika memang Allah SWT menghendaki. Di salah satu email yang lain, professor yang lain pula, pernah menjawab email saya dengan mengirimkan beberapa soal-soal ujian berbahasa Kanji, dan berkata seperti di bawah ini :

Dear Sunu Wibirama,
Anyway, if you would like to apply our master course,
you have to pass the screening with entrance examination.
Also, you have to have enough Japanese language skill.
Therefore we cannot accept you if you do not have enough
academic ability including computer science/engineering
and Japanese language.How much could you get score of our past entrance exams?

Yap-yap ! Lagi-lagi masalah bahasa. Anyway, buat Anda yang juga minat untuk studi ke Jepang, jangan ragu lagi untuk belajar bahasa Jepang mulai sekarang, sebelum apa yang terjadi pada Saya terjadi juga pada Anda…

Update :

1. Artikel dari blog sakuralady ini recommended juga untuk dibaca.
2. Artikel spesial dari Mas Yayan yang ini, wajib dibaca juga !
3. Tips dari Panasonic Scholarship, baca deh …

Be Sociable, Share!
Categories: Scholarship

9 Comments

  • sakuralady says:

    halo salam kenal Sunu ^^
    Iya teutep semangat ya contact sensei nya!!
    Benar kendala bahasa itu terasa banget, sebisa mungkin cari dept yg ujian masuknya ada sediain versi inggris juga.
    Kalau ga, bakal taihen.. jya, ganbatte kudasai ne!

  • YaYaN says:

    hehehehe
    baru dapat peringatan bahasa jepang kan???
    sante aja… masalah bahasa mau-ga-mau memang harus dihadapi… baru dua aja kan yg bilang gitu..
    jangan patah semangat…
    ganbareba kanarazu dekiru yooo
    ganbatte ne…

  • sandy eggi says:

    helo sunu,

    jelasin saja ke sensei nya .. kalo proses di panasonic dan beasiswa lainnya memungkinkan buat belajar bahasa jepang sebelum mulai master. ada kemungkinan sensei nya tidak mengerti prosedur ini.

    seperti panasonic, seleksi awal adalah bidang akademis, meskipun di saat wawancara saya juga ditanyain dalam bahasa jepang :D. dan bagi yang lolos kan dikasih kesempatan buat ambil JLPT level 3 di indonesia.

    dan kebanyakan sebelum master, akan diberi waktu untuk belajar bahasa jepang dan persiapan ujian masuk yang disebut sebagai research student. program semacam ini dilakukan oleh panasonic dan monbukagakusho.

    kalau kamu bisa menjelaskan dengan baik, sensei pasti akan menerima kamu kok. ada kemungkinan sensei juga sedang menguji kemampuan komunikasi kamu. :)

    dan kemampuan bahasa itu memang untuk kebaikan kamu sendiri. ilmu dari sensei, senpai (senior) bahkan kohai (yunior) ndak bakalan kamu terima dengan baik apabila hanya menggunakan dengan bahasa inggris.

    lebih-lebih lagi… di jepang ndak asik kalo tidak bisa bahasa jepang….jadi .. sebelum frustasi seperti saya…ayo belajar selagi masih di indo :)

  • @all
    gya….makasih ya atas nasihat-nasihatnya. Iya nih, I have to stay in Indonesia and learn nihongo first ! Berkat nasihat mas-mas dan mbak-mbak ini, saya jadi kebawa mimpi pengin belajar bahasa jepang di sini (i think it is a MUST to be able speaking japanese, ya !). Oke, doakan aja deh….see you there !

    — Sunu .W —
    ^_^

  • sita says:

    yup , emang kalau program master masih banyak kuliahnya
    kalau bukan program international ya bahasa pengantarnya bahasa native speaker
    tapi kudu tetep semangat dunk yaa, bahasa jepang kan bisa dipelajari juga, Insya Allah makin banyak keahlian yang kita miliki makin terbuka jalan menuntut ilmu. amin.

  • antick says:

    pak, kenapa ga coba monbukagakusho, Bapak pun pasti udah tau sih…
    Tahun kemarin aku dipanggil, dengan pengetahuan bahasa jepang yang nihil, not at all, saempret ge heunteu, nyap-nyap aja deh ngomong sekeluarnya… sampe sebenernya ga bisa dibilang wawancara yang ada aku marah-marah sambil mata buncelik habis kesel banget diremehin banget terus mana baru sekali itu pengalaman pertama kali diwawancara beasiswa, eh langsung diwawancara dikeroyok oleh 6 orang: 5 japanese 1 javanese
    eh lulus juga, tapi ga bisa (mau) ku ambil karena (alhamdulillah) lulus ads.
    Pulang2 wawancara keuheul pisan, ga bisa tidur, mengumpat-ngumpat, merutuk-rutuk, sebel banget….sampai sekarang aja masi inget…. japanese are really hard to satisfy…after all effort we have done….
    Punteun ah gudbay sensei…
    maaf ya pak kesanku tentang Jepang agak jelek….he he jangan didenger… curhat doang….ayo semangat!

  • sunett says:

    hmm… emang pengennya ke Jepang ya?
    Kalo pegangannya bahasa Inggris, kenapa nggak ke USA or Eropa aja? Tapi setahu aku, di Jepang bukannya udah mulai ada International master, yang bahasa perkuliahannya Inggris. Tapi, ya itu tadi, tetep berat ke Bahasa Jepang.

    Met belajar nihon go aja deh! ^^

  • dyan devi says:

    maunya sii…belajar dari sekarang..
    but, kata ortu, itu harus di nomer sekiankan setelah kamu lulus profesi!!!
    yaahhh….T_T
    but, sy ber-azzam ni…
    i have to, n i must n i will study @ Japan…
    kalo’ nggak, mungkin nggak kebayang betapa menyesalnya sy…
    ^_^ (gomen, sy too hiperbolis, tp emang sy bener-bener SUKA Jepang very much)
    Tolong tetep nulis2 kalo’ antum sampe di sana, sebarkan pengalaman antum pada kita2…about everything…
    (insyaAllah dapet pahala kok…^o^)
    Btw, di Univ yg antum apply ada S2 di bidang Kedokteran nggak?kalo ada univ mana?
    Jzkl sebelum dan sesudahnya…
    :)

  • GANBARE ! !
    Baca tulisan mas,jadi inget pas saya di jepang.GANBARE mas belajar nihon go nya
    Btw,thx buat pdf nya*hunting beasiswa.kapan2 saya ingin byk tanya2 tentang beasiswa.saya mahasiswa filsafat ugm 2009.dulu pernah di jepang 1thn.
    Mohon feedback nya y?bls ke email saya saja.atau via facebook.
    Regard

Leave a Reply