Mari berkomunitas! Sebuah pelajaran dari seminar ilmiah

…….At least, it’s my first experience to tell other people what’s inside my head in an international atmosphere. It’s not so easy actually, but i’ve done! One thing that will be a must for a researcher, try to explain our work clearly. If you can only work without explaining what your work’s importance is, it seems to be nothing. Segudang pengalaman rasanya merasuk seketika selama 3 hari. Ada satu yang ingin saya ceritakan di sini, selebihnya mungkin nanti bisa menyusul.

Salah satu hal yang harus kita ketahui saat kita mencoba bergabung dalam sivitas akademisi internasional adalah : belajar secara bertahap. Apa maksudnya? Tiap-tiap komunitas akademisi internasional biasanya akan menyelenggarakan pertemuan ilmiah, entah berbentuk conference, workshop, training, atau yang lainnya. Pertemuan ini disesuaikan dengan level para akademisi yang bergabung pula. Untuk level awal, biasanya pertemuan ini menjadi ajang latihan untuk para peneliti atau student tingkat Master, seperti saya ini. Level awal ini bukan berarti kemudian bisa dengan mudah kita lalui. Tetap ada requirement tertentu, tapi setidaknya kita bisa mendapat pengalaman lebih di sini. That’s why, not so many famous people come to see this event. Tidak banyak peneliti kaliber dunia yang datang karena event ini memang dikhususkan untuk student dan para calon advisor (untuk mahasiswa doktoral).Biasanya para calon advisor ini akan melihat para siswa mempresentasikan hasil kerjanya dan akan mengajukan pertanyaan. Dari sana pula akan terjadi relasi berkelanjutan apabila kedua pihak sepakat. Relasi yang sifatnya edukatif maupun profit oriented. Anda bisa saja mendapat chance untuk extend ke PHD atau malah ditawari project dengan fee yang menggiurkan plus travelling ke negara lain. Tergantung sebrilian apa konsep yang Anda presentasikan.

Tahap yang lebih tinggi, bisa dikatakan khusus untuk advance research. Conference seperti ini biasanya akan mengambil satu tema khusus yang SANGAT SPESIFIK. Semisal, untuk bidang IT tema yang diambil adalah NETWORKING saja atau COMPUTER VISION saja. Biasanya event seperti ini cukup tinggi requirement yang diminta dan hasil riset yang masuk pun biasanya riset tingkat lanjut yang menyedot biaya dan kemampuan yang tidak sedikit. Jika Anda sudah siap dengan yang satu ini, boleh dibilang Anda sudah cukup siap untuk submit ke level yang lebih tinggi dari yang kedua ini yakni International Journal. Pada tahapan kedua ini, tokoh yang hadir biasanya peneliti terkenal, pengarang buku dan profesor yang cukup disegani. Mereka lebih berorientasi ke profit alias project berbasis research. Tapi tak sedikit pula yang ingin menjaring murid, biasanya untuk Post Doctoral research. Nah, Anda bisa mencoba jika hasil riset Anda sudah cukup
meyakinkan.

Tahap ketiga, mungkin adalah tahap tertinggi dari jenjang normal dan formal peneliti adalah international journal. Untuk mahasiswa master tidak disyaratkan untuk yang satu ini. Namun untuk mahasiswa doktoral, biasanya minimal mereka harus submit ke satu buah jurnal ilmiah. Kualitas jurnal ilmiah ini pun bermacam-macam. Namun jelas, aturan paper formatting alias ukuran font, spasi, dan penulisan content sangat strik. Sekali Anda salah dalam grammar Anda, jangan harap paper Anda masuk di international journal. Jika Anda bisa pass, tentu ada pertimbangan lebih, terutama terkait dengan content paper Anda.

Untuk level saya, prosiding internasional untuk sementara sudah cukup. Selain lumayan sulit, duit untuk submitnya pun nggak main-main jumlahnya. Sekali kirim 350 USD keluar dari kocek. Belum untuk akomodasi, transportasi, makan minum dan yang lainnya.

No pain no gain. Kalo Anda ingin jadi peneliti, jangan lupakan modal penelitian Anda juga. Kalo Anda sudah siap lahir batin, ilmu maupun doku, bismillah…..mari melangkah lebih lanjut.

Salam hangat,

Ladkrabang 241008

Be Sociable, Share!
Categories: Scientific Writing

1 Comment

  • Ario says:

    Assalamu’alaikum Wr.Wb.

    Sebelumnya salam Ukhuwah..
    Saya Salah satu Mahasiswa Semester 7 jurusan SIpil Univ. Muhammadiyah Yogya..

    Semoga bentar lagi kelar..
    senang bisa dapat blog Ikhwah yang nampaknya “sedarah” dan “seimpian”
    hehehe..

    TFS..
    article ini menarik..
    Jazakallah khair.. :)

Leave a Reply