Terminologi Pedas dalam Kuliner Thai

Pedas, hot, atau pet (เผ็ด). Ini adalah ciri khas makanan Thai. Anda pernah mencoba masakan Thai, macam Tomyam, Somtam, atau yang lain-lainnya? Makanan-makanan yang berkuah, biasanya akan ditambah dengan cabe. Cabe yang digunakan bisa cabe merah atau cabe hijau. Bahkan mereka masih menambahkan merica sebagai penghangat dan penambah rasa “joss” pedas-nya itu. Maka, tidak heran ketika saya pertama kali makan masakan Thai, perut saya langsung ngambeg. Mules. Tak mau tahu bahwa tuannya sedang berusaha mencoba beradaptasi dengan makanan seadanya yang rasanya memang seperti itu. Maka, terminologi pedas di sini perlu “dicurigai”

Ternyata kecurigaan saya memang benar. Ada level of pedas-ness dalam kuliner Thai. Kalau orang Thai bilang, tidak pedas (mai pet), sebenarnya yang terjadi adalah pedas normal lidah orang Jawa (welah, piye iki). Gini deh, maksudnya pedas normal tuh, level pedasnya hampir sama dengan pedas sambal ABC botolan itu. Tidak terlalu membahayakan bagi orang kebanyakan. Nah, level yang paling tinggi adalah level pedas (pet). Kalau rekan Thai kita sudah berkata, “Ow, an ni pet roon” (Ow, ini pedas panas), maka jangan ngawur menuang kuah makanan itu di nasi kita, kecuali memang lidah Anda sudah mati rasa dengan rasa pedas. Pedasnya memang luar biasa, buat saya, sampai nangis dan garuk-garuk ubun-ubun yang sebenarnya nggak gatel.

Nah, terminologi tidak pedas menurut orang Indonesia adalah mai sai prik (ไม่ใส่พริก) atau jangan taruh satu butir cabe pun. Kalau kita ngomong seperti ini di restoran Thai, maka mereka akan benar-benar membuat makanan itu tidak pedas, sesuai dengan keinginan kita. Meski demikian, kadang mereka masih tetap menambahkan merica. Yah….namanya juga masakan Thai. Kalau nggak pedes, ya makan Gudeg aja kalee.

Kalo sampeyan sendiri gimana, MasDab? Sudah pernah coba masakan Thai?

Be Sociable, Share!

2 Comments

  • Yayan says:

    iyo i, aku pas pertama maem masakan thailand ada beberapa pilihan tingkat kepedasan, tingkat satu sampe berapa gitu, nah trus karena pengen sok-sokan sama orang2 jepang, ambil tingkat yg agak pedas dikit, sementara yang lain ga pedas… ternyata… puedasnya minta ampun sampe nangis…. (bener2 bikin malu)

  • lambrtz says:

    Tom yam doang. Kecut, ga seneng aku :lol:

Leave a Reply