Back To Ban Moh : Belanja Elektronik Harga Batik

Minggu ini adalah minggu-minggu sibuk Saya :(( .  Selain mempersiapkan konferensi di Phuket, saya juga harus segera memperbaiki alat yang saya gunakan dalam penelitian yang saya lakukan. Sangat erat hubungannya dengan elektronik, karena saya menggunakan mini CCTV camera yang untuk mendapatkannya saya harus “blusukan” sampai ke Ban Moh, Thailand.

Nah, pada celotehan kali ini, saya akan sedikit bercerita tentang Ban Moh, sebuah lokasi yang mengingatkan saya pada Glodok Electronic Center di Jakarta. Peta Ban Moh bisa Sampeyan tengok di sini atau di sini, atau bisa juga dengan meng-klik gambar yang ada di bawah ini.


Click here to view map
Electronicshops In Ban Mo

Ban Moh ini terletak tak jauh dari Grand Palace, tepatnya ke arah barat daya dari Grand Palace. Sampeyan bisa pergi ke daerah ini dengan bis jalur 8 dari Victory Monument (Anusawari Chai Sumarabum) dan turun di daerah Khlong Thom, atau jika Sampeyan ngerti Kedutaan Besar Indonesia di Bangkok, Sampeyan bisa nyegat bis jalur 2 dan 60. Kemudian, bilang saja “Pai Ban Moh” (dalam bahasa Thai tentunya ;) ). Ban Moh terletak di sebuah lokasi besar yang sering dikenal dengan China Trading Area Di daerah ini, rata-rata pedagangnya bisa bilingual bahasa Cina dan Thailand. Menariknya, tak hanya barang-barang China saja yang bisa Sampeyan dapatkan, tapi barang-barang bikinan Jepang pun beredar luas di daerah ini. Harga barangnya pun cenderung jauh lebih murah, sehingga beberapa rekan mahasiswa menjadikan Ban Moh sebagai tempat hunting barang elektronik favorit di Thailand.

Untuk berbelanja di sini, Sampeyan perlu ngerti tips and trik-nya. Saya sudah 2 kali ini (dan mungkin minggu ini akan ke sana lagi) pergi ke Ban Moh. Dari hasil observasi saya, saya banyak menemukan pelajaran berharga yang mungkin bisa Sampeyan ambil hikmahnya jika Sampeyan perlu pergi ke daerah ini. Ok, ini dia beberapa tips penting :

1. Lihat peta terlebih dahulu dan cari informasi lokasi spesifik dari barang yang ingin Anda beli. Ini bisa Sampeyan lakukan dengan bertanya dahulu ke rekan-rekan Thailand Sampeyan. Pengalaman saya, cukup sulit untuk mencari lokasi spesifik di Ban Moh yang cukup besar. Biasanya jika Sampeyan ingin membeli mainan anak-anak untuk oleh-oleh, Sampeyan musti pergi ke sebuah daerah bernama Sapan Lek (Jembatan Besi). Jika Sampeyan ingin membeli alat-alat berat untuk industri, maka Sampeyan bisa menengok Mahachat Road. Nah, jika Sampeyan ingin membeli alat-alat elektronik (komponen, audio dan video, sampai dengan CD/DVD bajakan) sampeyan bisa pergi ke Ban Moh Plaza (lihat foto saya di atas).

2. Pastikan Sampeyan mengajak teman Thai Sampeyan. PENTING! Mereka bisa mengenali kita dari logat bicara kita, meskipun kita mampu berkomunikasi dalam bahasa Thai. Nah, jika mereka baik hati, mereka akan jujur memberi harga. Tapi jika tidak, harga bisa dua kali lipat dari harga semula. Maka, ajak teman Thai Sampeyan supaya komunikasi lebih lancar.

3. Jangan terburu-buru membeli barang di sebuah toko. Di sini, uang berbicara lebih. Jika Sampeyan hanya punya persediaan uang yang terbatas, survey harga dan menawar harga adalah jurus jitu yang wajib dilakukan di Ban Moh. Tidak ada batasan dalam menawar, yang penting sopan dan rasional.

4. Selalu waspada dengan keamanan dompet Sampeyan. Yah, namanya juga daerah pinggiran. Copet dan maling pasti ada. Maka, Sampeyan musti ketat menjaga barang-barang berharga Sampeyan.

5. Jika Sampeyan adalah muslim, maka perlu dicatat : sangat sulit untuk menemukan masjid/mushola di daerah ini. Saya sudah 2 kali berkeliling di hari yang berbeda, sekaligus mencari masjid. Tapi hasilnya nihil.

6. Last but not least, pastikan Sampeyan ngerti cara pulang dari daerah ini. Bisa dengan mengambil jalur 8, di daerah yang sama (Khlong Thom), atau jalur 542. Dua-duanya akan membawa Sampeyan ke Victory Monument. Atau, bisa saja Sampeyan bertanya pada rekan Thai Sampeyan (semoga dia juga ngerti cara pulang dari daerah ini :p ).

Nah, happy hunting, MasDab =;. Selamat mendapatkan barang elektronik dengan harga batik di Ban Moh

Be Sociable, Share!

3 Comments

  • arini gadis says:

    mas saya arini mahasiswa Indonesia yg magang di thailand, tepatnya di Phuket. sblm dtg ksinin saya bnyak browse ttg Thailand dan ndak sengaja bbrpa kali mmpir di blog sampeyan. bhubung saya di sini sndiri (sama skali ga ad org indonesia), bs kasi bbrp inf ttg phuket ndak?apa saja boleh.trutama mkanan ato masjid di sktar phuket town.

  • Halo Mbak,

    Untuk phuket saya sendiri tidak terlalu tahu karena saya dulu pernah ke sana sebagai wisatawan (tidak menetap dalam waktu lama). Untuk info tentang Thailand, mungkin bisa kontak teman-teman PERMITHA di permitha.net. Beberapa rekan permitha ada yang pernah tinggal di daerah Thailand Selatan, dan mungkin bisa memberi informasi lebih lengkap

  • Arinal Haq says:

    Info2 sampeyan bermanfaat sekali mas.
    Kalo boleh tanya2 masalah masjid daerah Samutprakarn ngerti g mas?
    n klo tempat buat menghabiskan waktu luang di taman2 gt yang deket daerah Samutprakarn dmana y mas y?
    thanx y mas..

Leave a Reply