Tingkatkan Produktivitas Menulis dengan EndNote

MasDab, saya sekedar ingin membuktikan kalau diskusi di angkringan atau di warung bakso bisa berbuah menjadi sebuah tulisan. Sebagaimana kata seorang rekan, “Di mana pun kita, asal ada kemauan, produktivitas bisa kita jaga”. Tulisan di bawah ini adalah rangkuman dari berbagai artikel di blog ini yang saya kirimkan ke Harian Kedaulatan Rakyat dan ternyata nongol hari ini di Rubrik Digital (Senin, 4 Oktober 2010, halaman 15). Idenya muncul saat kami berbincang di warung Bakso Jamur Hathori di daerah Wirobrajan (*Dab, wis tak promosikan lho warungmu, sesuk mangan gratis maneh yooo :D )
Selamat menyimak, MasDab!

Repot ya, membuat karya tulis ilmiah. Kita harus bersusah payah menginventarisasi semua referensi, memasukkannya satu persatu dalam teks karya tulis ilmiah, dan mengubah format penulisan sitasi sesuai dengan ketentuan penerbit”

Demikian salah satu komentar dari rekan saya, saat kami berdiskusi tentang bagaimana membuat karya tulis ilmiah yang baik. Sebenarnya, permasalahan yang dihadapi oleh rekan saya juga dihadapi oleh sekian banyak penulis di seluruh penjuru dunia. Untunglah, kini ada sebuah perangkat lunak manajemen referensi bernama EndNote yang diproduksi oleh Thomson Reuters, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang inovasi teknologi dan layanan informasi untuk berbagai bidang penelitian dan profesi, seperti kesehatan, bisnis, keuangan, media, serta sains dan teknologi. EndNote bisa diintegrasikan secara langsung dengan beberapa perangkat lunak pengolah teks, seperti Microsoft Word dan OpenOffice (pada sistem operasi Microsoft Windows, Vista, dan Seven), serta Pages (pada sistem operasi Mac) dengan RAM komputer minimal 256 MB dan prosesor minimal Pentium-450MHz.

EndNote mampu menyimpan data referensi sampai dengan 100.000 referensi. Ada dua cara penyimpanan referensi yang didukung oleh EndNote, yakni manual dan citation import. Cara manual lazim dilakukan jika Anda ingin memasukkan data-data referensi sesuai dengan kebutuhan Anda. Untuk melakukannya, Anda harus membuat sebuah database referensi untuk menyimpan data-data referensi Anda. Untuk membuat database referensi baru, klik menu “File”, kemudian “New”. Untuk menambahkan satu data referensi baru ke dalam database tersebut, tekan menu “References” kemudian pilih “New References”. Setelah itu, Anda akan dihadapkan pada tampilan isian data referensi, seperti “Nama Pengarang, “Judul Karangan”, “Tahun Penerbitan”, “Nama Penerbit”, “Volume”, “ISBN/ISSN”, dan sebagainya. Isian data referensi tersebut bervariasi, sesuai dengan jenis referensi yang Anda pilih. EndNote mendukung 45 jenis referensi, mulai dari teks kuno, buku cetak dan buku elektronik, gambar (artwork), paper konferensi, prosiding, artikel jurnal, surat kabar, thesis, disertasi, sampai dengan halaman web dan blog. Apabila Anda memiliki data lain berupa berkas gambar atau berkas berekstensi PDF yang mendukung data referensi Anda, EndNote menyediakan layanan untuk menautkan data referensi Anda ke berkas gambar atau berkas PDF yang Anda simpan di dalam hard disk, sehingga memudahkan Anda untuk mencari dan membuka data pendukung tersebut.

Tampilan perangkat lunak EndNote. (Inzet: Paket EndNote yang diperoleh penulis secara gratis dengan mengisi kuesioner di website Thomson Reuters)

Penambahan data referensi dengan cara citation import bisa dilakukan apabila Anda memiliki akses ke situs-situs ilmiah tertentu, seperti www.sciencedirect.com atau www.ieeexplore.ieee.org, yang menyediakan fasilitas pengunduhan data referensi sebuah artikel dalam berkas berekstensi RIS. EndNote akan membaca berkas tersebut, kemudian menyimpan dan menambahkan data referensi artikel terkait ke dalam database referensi yang sudah Anda buat. Salah satu keuntungan cara citation import adalah Anda tidak perlu bersusah-payah mengisikan data “Nama Pengarang”, “Nama Penerbit”, atau “Judul Karangan” secara manual ke dalam database Anda.

Salah satu fitur istimewa yang dimiliki EndNote adalah “Automatic Citation Format”. EndNote menyediakan tak kurang dari 4.500 format penulisan sitasi bibliografis, yang tersedia langsung di dalam perangkat lunak EndNote atau di situs resmi EndNote, www.endnote.com. Saat Anda memilih referensi yang ingin Anda masukkan ke dalam karya tulis, secara otomatis EndNote akan mengatur format penulisan sitasi dan daftar referensi di karya tulis Anda. Efektivitas kerja Anda akan meningkat drastis apabila fitur ini dimanfaatkan dengan baik.

EndNote juga memiliki fitur-fitur tambahan yang memudahkan Anda mengelola dan mencari referensi. Salah satu fitur yang cukup membantu adalah “References Group”. Fitur ini memudahkan Anda mengelompokkan referensi berdasarkan tema referensi tersebut. Pada gambar di atas, penulis mengelompokkan referensi yang tersimpan dalam grup “Buku”, “Eduwriting”, “Koran”, “Paper Sunu”, “Thesis”, dan “Ultrasound”. Selain itu, EndNote juga memiliki fitur “Quick Search” yang memudahkan Anda mencari referensi di dalam database Anda secara cepat dan “Online Search” yang memudahkan Anda mencari referensi yang Anda perlukan di situs database dan perpustakaan online di seluruh dunia, seperti EBSCO, PubMed, Medline, Oxford University, Massachusetts Institute of Technology (MIT), dan masih banyak lagi.

Memperoleh EndNote Secara Gratis

Jika Anda membeli perangkat lunak ini secara resmi dari situs Amazon.Com, Anda perlu merogoh kocek sebesar USD 229,95 atau sekitar Rp.2.083.300,-. Mahal bukan? Jangan khawatir, ada sebuah cara lain yang bisa Anda lakukan untuk memperoleh EndNote versi terbaru secara cuma-cuma. Anda hanya perlu membayar pajak pengiriman barang impor yang berkisar tidak lebih dari Rp.100.000,-. Caranya, Anda harus memesan EndNote sebagai “Instruktur Pelatihan EndNote” dan mengisi kuesioner di situs resmi EndNote. Untuk melakukannya, buka halaman http://www.endnote.com/training/. Kemudian, lihat bagian “Instructor Support” di bagian paling bawah halaman tersebut dan buka tautan “Instructor request form”. Isi kuesioner di halaman tersebut. Perlu Anda perhatikan, Anda hanya perlu mengisi permintaan material berupa perangkat lunak (dalam bentuk CD) dan tidak perlu mengisi permintaan material pelatihan berupa buku, buklet, atau poster karena ada biaya kirim tambahan untuk materi hard copy. Setelah mengisi data diri dengan benar, kirimkan permintaan tersebut dengan menekan tombol “Submit Information”. Jika stok promosi dari Thomson Reuters masih tersedia, dalam waktu 10-14 hari kerja Anda akan mendapatkan perangkat lunak EndNote secara gratis. Kalau bisa legal dan murah, mengapa harus menggunakan perangkat lunak bajakan?

NB: Artikel tercetak bisa dilihat dengan mengakses gambar di bawah ini:


Be Sociable, Share!
Categories: Scientific Writing

4 Comments

Leave a Reply