Bagaimana Membuat Studi Pustaka yang Baik

books

(Image source: http://www.oxbridgeessays.com/blog/dissertation-literature-review/)

Apa itu studi pustaka? 

Studi pustaka, atau literature review, adalah bagian dari sebuah karya tulis ilmiah yang memuat pembahasan-pembahasan penelitian terdahulu dan referensi ilmiah yang terkait dengan penelitian yang dijelaskan oleh penulis dalam karya tulis tersebut. Studi pustaka menempati posisi yang tak kalah penting dari hasil penelitian karena studi pustaka memberikan gambaran awal yang kuat, mengapa sebuah penelitian harus dilakukan dan apa saja penelitian-penelitian lain yang telah dilakukan.

Dulu, sewaktu pertama kali menulis paper, saya bingung tentang tujuan studi pustaka. Membaca buku berjudul “Writing for Computer Science” karya Justin Zobel memberi sedikit pencerahan. Setidaknya, ada beberapa hal yang membuat studi pustaka menjadi penting:

  1. Untuk menunjukkan bahwa apa yang kita lakukan relevan dengan penelitian sebelumnya.
  2. Untuk menunjukkan bahwa kita menguasai bidang kita.
  3. Untuk menunjukkan bahwa aplikasi kita memang “baru” atau menunjukkan bahwa kita adalah pionir di bidang penelitian tersebut.
  4. Sebagai salah satu cara untuk memahami dan mengintepretasi hasil percobaan.
  5. Referensi adalah salah satu cara untuk menambah pengetahuan pembaca tentang background reading, sesuatu yang mungkin menjadi pembuka pintu untuk memahami paper yang kita baca

Bagaimana membuat studi pustaka yang baik? 

Tidak ada penjelasan yang detail yang baku. Masing-masing tipe karya tulis memiliki tata aturan penulisan studi pustaka yang berbeda-beda. Namun demikian, ada poin-poin penting yang perlu diperhatikan. Salah satu yang bisa menjadi acuan kita adalah artikel dari SFEDIT ini (Ten Steps to Writing an Effective Introduction).

Dr. Noor Akhmad Setiawan membuat check list sederhana yang sangat bermanfaaf bagi mereka yang sedang melakukan literature review (studi pustaka):

  1. Sudahkah menjelaskan permasalahan yang sudah dibicarakan dan berusaha diselesaikan oleh peneliti-peneliti sebelumnya?
  2. Sudahkah menjelaskan permasalahan yang harus diselesaikan sekarang dengan riset anda?
  3. Sudahkah menjelaskan korelasi, kontradiksi, ambiguitas, dan gaps yang ada?
  4. Sudahkah menjelaskan konflik yang terjadi antara penelitian-penelitian yang ada?
  5. Sudahkah memberikan analisis dan komentar yang menunjukkan bahwa anda betul-betul mengerti permasalahan?
  6. Sudahkah menghindari hanya menyebutkan tentang siapa melakukan apa dan kapan melakukannya?
  7. Sudahkah menyebutkan sitasi review-review utama tentang permasalahan dari paper-paper utama? Sudahkan menambahkan paper-paper non utama sebagai pelengkap?

Nah, menurut Anda, mengapa studi pustaka itu penting?
Silahkan berbagi di kolom komentar ya ^______^

Be Sociable, Share!

7 Comments

Leave a Reply