Bagaimana menentukan urutan penulis dalam sebuah paper ilmiah?

mac_keyboard

(Image courtesy of Crecer Feliz)

Dalam webinars authorship Elsevier akhir-akhir ini dibahas tentang etika dalam publikasi dan riset. Salah satu hal yang menarik perhatian saya adalah tentang bagaimana menentukan “siapa yang harus dimasukkan sebagai penulis atau author pada sebuah karya tulis ilmiah“. Sebagaimana kita ketahui, di dalam dunia kampus dan penelitian jamak terjadi proses “titipan nama” penulis pada sebuah paper. Sebuah paper ilmiah yang ditulis oleh seorang mahasiswa terkadang mencantumkan nama-nama dosen atau kolega mahasiswa tersebut tanpa proses yang benar. Bahkan dalam sebuah kasus yang pernah saya jumpai, ada seorang mahasiswa yang mencantumkan nama dosennya dalam sebuah paper seminar TANPA SEPENGETAHUAN dosen tersebut.  Alhasil, dosen yang bersangkutan benar-benar kecewa terhadap mahasiswa tersebut dan meminta kampus untuk menjatuhkan skors pada mahasiswa tersebut, sekaligus meminta sang mahasiswa untuk mencabut paper seminar tersebut.

Pertanyaan yang sering kita hadapi selaku penulis adalah:

“Seberapa besarkah kontribusi seseorang dalam sebuah karya tulis sehingga ia layak disebut sebagai penulis dari karya tulis tersebut? Kalau ada teman kita, saudara kita, yang membantu kita untuk mengedarkan kuesioner penelitian, apakah ia layak dimasukkan sebagai penulis? Kalau dosen dari fakultas lain membantu kita melakukan analisa data, apakah saya harus memasukkannya sebagai penulis juga?”

International Committee of Medical Journal Editors (Vancouver Group) [1] menyebutkan bahwa seorang author / penulis dari paper HARUS:

  1. Memberikan kontribusi yang substansial, mulai dari konsep, disain, pengumpulan data, atau analisis dan interpretasi data.
  2. Menulis draft artikel tersebut, melakukan revisi draft artikel tersebut, terutama yang terkait dengan konten intelektual (gambar, tabel, isi, persamaan, dan seterusnya.).
  3. Memberikan persetujuan terhadap versi akhir dari artikel tersebut untuk dipublikasikan.
  4. Persetujuan untuk ikut bertanggung jawab di dalam menjawab dan menyelesaikan semua pertanyaan tentang akurasi atau integritas bagian-bagian yang terkandung dalam artikel yang dipublikasi
  5. Semua kondisi di atas harus terpenuhi oleh penulis tersebut.

Orang-orang yang hanya berkontribusi secara PARSIAL terhadap poin 1, 2, 3, dan 4 dimasukkan dalam “Acknowledged Individuals”. Kolom “Acknowledgment” adalah tempat yang pas untuk menyebutkan orang-orang yang berkontribusi secara parsial dalam penulisan karya tulis kita. Lebih lanjut, ada sebuah software yang bisa kita gunakan untuk memutuskan urutan penulis dalam sebuah karya tulis ilmiah. Software yang bernama AuthorOrder [2] ini menentukan urutan penulis berdasarkan kontribusi masing-masing penulis pada naskah yang sedang dikerjakan. Software ini dikerjakan berdasarkan penelitian yang artikelnya dimuat di Nature [3].

Semoga informasi ini bermanfaat untuk kita semua.

Referensi:

[1] ICMJE, “Defining the role of authors and contributors,” diakses pada tanggal 26 Mei 2014. URL: http://www.icmje.org/recommendations/browse/roles-and-responsibilities/defining-the-role-of-authors-and-contributors.html
[2] AuthorOrder. diakses pada tanggal 26 Mei 2014. URL: http://www.authorder.com/
[3] C. Beveridge and S. Morris, “Order of merit”,  Nature 448, 508, 25 July 2007. URL: http://www.nature.com/naturejobs/science/articles/10.1038/nj7152-508b

 

 

Be Sociable, Share!
Categories: Scientific Writing

Leave a Reply