INDERSCIENCE PUBLISHER MASUK DAFTAR BLACKLIST PAK RISTEKDIKTI

INDERSCIENCE PUBLISHER MASUK DAFTAR BLACKLIST PAK RISTEKDIKTI
—————————–
Berita terbaru dari Tim PAK Ristekdikti (tanggal 23 November 2017).

Berita terbaru dari Tim PAK Ristekdikti (tanggal 23 November 2017).

Baru saja saya menerima info dari seorang kolega bahwa Inderscience Publisher masuk dalam daftar blacklist PAK Ristekdikti : http://pak.ristekdikti.go.id/portal/?p=556
 
Meski paper-paper saya tidak terbit di Inderscience, saya adalah salah satu reviewer dari jurnal-jurnal yang ada di Inderscience (level Q2-Q1, Scopus). Dari sekian banyak pengalaman saya menjadi volunteer di Inderscience, kesimpulan saya adalah: proses review-nya serius. Tak jarang saya “dikejar” oleh Editor in Chief / Associate Editor untuk menyelesaikan review sebuah paper.
 
Cara kerja tim PAK Ristekdikti ini patut dipertanyakan. Beberapa hal yang menurut saya aneh adalah:
 
1. Tidak ada data terbuka tentang SIAPA yang menentukan keabsahan sebuah jurnal dalam tim PAK Ristekdikti. Padahal, semua jurnal bereputasi MEMBUKA nama Editor in Chief, Associate Editor, dan tak jarang nama reviewer pun disebut, sehingga kita bisa melihat REPUTASI dari tim penilai. Dalam hal ini, fairness proses penilaian PAK Ristekdikti sangat kurang.
 
2. Menentukan alamat jurnal dan “melihat kantor” berdasarkan Google Map itu menurut saya agak (maaf) konyol. Data Google Streep Map itu screenshot, bukan real-time. Kalau data Google tahun 2014, kemudian kantor dibangun tahun 2015, apakah bisa katakan bahwa kantor itu tidak ada?
 
3. Tidak semua area BISA dijangkau oleh Google Car, sehingga area-area perkantoran dengan jalan yang sempit / restricted oleh security tidak bisa diambil fotonya. Jadi, TIDAK ADA-nya foto sebuah bangunan pada street map bukan berarti bangunan itu TIDAK ADA.
 
4. Cara menelusuri informasi pada Google Map tidak memperhatikan kaidah Googling yang sesuai. Hasil penelusuran dengan keyword “www.inderscience.com” tentu saja berbeda dengan keyword “indersciene”. Silahkan dicek di sini .

FYI, alamat lengkap Inderscience Publisher ada di sini:
http://www.inderscience.com/papers/contact.php
Cobalah anda lakukan hal yang sama pada Google Map dengan memasukkan keyword : www.elsevier.com atau www.springer.com . Niscaya Andak akan menemukan hal yang sama. 
Hasil penelusuran Google Map dengan memasukkan kata kunci "www.elsevier.com".

Hasil penelusuran Google Map dengan memasukkan kata kunci “www.elsevier.com”.

 
5. Mekanisme peer-review ilmiah yang benar melibatkan proses diskusi dua arah, dengan memperhatikan pihak yang di-review. Kalau kita mengacu pada proses peer-review jurnal, pihak penulis diberi kesempatan untuk memberikan sanggahan (dispute, rebuttal) apabila tidak setuju dengan pendapat reviewer. Di sini terlihat bahwa mekanisme review dari Tim PAK Ristekdikti sama sekali tidak mengikuti kaidah dan budaya ilmiah.
 
6. Mengacu ke ScimagoJR, tidak semua jurnal Inderscience berada pada level Q3-Q4. Beberapa jurnal sudah masuk dalam level Q2-Q1. Silahkan cek:
 
 
 
 
Dan masih banyak lagi…
 
Silahkan, bapak ibu yang memiliki channel ke PAK Ristekdikti, argumen kami bisa diteruskan ke mereka, supaya dampak yang ditimbulkan dari proses penilaian keabsahan sebuah jurnal tidak meluas.
 
Link artikel PAK Ristekdikti: http://pak.ristekdikti.go.id/portal/?p=556
Be Sociable, Share!
Categories: Research

Leave a Reply